Pemkab Bengkulu Tengah Programkan Penambahan Armada Truk Angkutan Sampah

oleh -9 Dilihat
Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto.(Foto/Ist)
Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto.(Foto/Ist)

Bengkulu Tengah- Untuk memperlancar angkutan sampah di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah,Provinsi Bengkulu, pemkab setempat telah memprogramkan akan menambah armada truk sampah dalam waktu dekat ini.

“Soal sampah Pemkab Bengkulu Tengah sangat serius sesuai arahan Presiden RI ketika rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah di Jakarta, beberapa waktu lalu, makanya kita telah memprogramkan akan menambah jumlah armada truk angkutan sampah,” kata Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, Jumat (20/2/2026).

Ia mengatakan, saat ini armda truk angkutan sampah di Bengkulu Tengah hanya tercatat dua unit bukan satu unit seperti informasi yang beredar di daerah ini. “Ini perlu saya luruskan, Pemkab Bengkulu Tengah saat memiliki dua unit truk angkutan sampah,” ujarnya.

Dijelaskan, Presiden menekankan soal sampah dalam rakor nasional pemerintah pusat dan daerah di Jakarta. Pemkab Bengkulu Tengah telah mendorong tersebut.
Saat ditanya terkait jumlah armada truk sampah yang hanya satu

Dua unit truk angkutan sampah yang dimiliki Pemkab Bengkulu tersebut, satu unit baru dibeli dan satu lagi dipindahkan pihaknya dari Dinas PUPR Bengkulu Tengah. “Jadi, kita kini ada dua unit truk angkutan sampah dan kito programkan untuk ditambah,” ujar mantan Sekda Bengkulu Tengah ini.

Rachmat berharap ada penambahan armada lagi, baik melalui bantuan pemerintah provinsi maupun melalui pembelian dari APBD Bengkulu Tengah, karena arma yang ada saat ini masih kurang untuk mengangkut sampah yang ada di wilayah ini.

“Kita berharap akan ada penambahan-penambahan truk lagi, entah itu dari bantuan maupun kita beli sendiri,” tambah Rachmat Riyanto.

Siapkan TPA Sementara

Ia menambahkan, disampin melakukan penambahan armada truk sampah, Pemkab Bengkulu Tengah juga telah menyiapkan tempat pembuangan akhir (TPA) sementara yang berlokasi di Desa Baturaja, Kecamatan Pondok Kubang.

Namun, pengelolaan TPA tersebut saat ini masih bersifat konvensional karena keterbatasan lahan. “Memang masih bersifat konvensional, belum dikelola secara modern karena lahan yang dimiliki hanya 1,8 hektare,” ungkap Rachmat.

Ia berharap ke depan ada penambahan luas lahan agar lokasi tersebut, dapat dikembangkan menjadi tempat pengolahan sampah (TPA) skala besar, sehingga seluruh produksi sampah di wilayah Bengkulu Tengah dapat ditampung di TPA tersebut.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.