DPRD Bengkulu Tengah Minta DLH Panggil Perusahaan Buang Sampah Makanan Rusak Sembarangan

oleh -44 Dilihat
Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri.(Foto/Ist)
Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri.(Foto/Ist)

Bengkulu Tengah- Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera memanggil perusahaan yang diduga sebagai sumber sampah makanan rusak yang dibuang di Desa Dusun Baru I, Kecamatan Pondok Kubang.

“Kita minta DLH Bengkulu Tengah segera menyurati dan memanggil pihak perusahaan yang membuang sampah makanan di Desa Dusun Baru I, Kecamatan Pondok Kubang, Sebab, tindakan seperti ini bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Fepi Suheri saat ditanya wartawan, Senin (12/1/2026).

Ia menilai pembuangan makanan rusak di areal permukiman dan pinggir jalan tidak bisa dianggap sepele. Selain mencemari lingkungan juga makanan kedaluwarsa ini berpotensi membahayakan warga, terutama anak-anak.

“Bayangkan kalau sampah itu dibiarkan menumpuk di pinggir jalan, lalu ada anak-anak yang tidak tahu dan mengonsumsi makanan tersebut, tentu risikonya sangat besar,” ujarnya.

Fepi Suheri mengapresiasi kepedulian warga Desa Dusun Baru I yang langsung bertindak meminta oknum karyawan perusahaan membersihkan kembali sampah yang dibuang sembarangan.

“Untungnya warga peduli dengan lingkungan, sehingga sampah itu langsung diminta untuk dibersihkan. Kalau tidak, dampaknya bisa jauh lebih buruk,” katanya.

Meski demikan, kata Fepi Suheri saat ini sampah sudah dibersihkan dan pihak karyawan telah menyampaikan permintaan maaf, proses penegakan aturan tetap harus berjalan.

“Makanan yang sudah kadaluarsa atau rusak itu seharusnya punya SOP pemusnahan tersendiri, tidak boleh dibuang sembarangan. Jadi DLH tetap harus memanggil perusahaan itu untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

DPRD Bengkulu Tengah, tambah Ketua DPC PPP Bengkulu Tengah ini, akan terus memantau tindak lanjut DLH agar perusahaan yang bersangkutan benar-benar bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan.

“Memangnya Bengkulu Tengah tempat sampah mereka. Kita akan pantau terus, agar tidak terjadi hal serupa dikemudian hari,” demikian Ketua DPRD Bengkulu Tengah.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.