Berikan Kenyamanan Wisatawan, Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan Pantai Panjang

oleh -7 Dilihat
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.(Foto/Dok)

Bengkulu- Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi memberikan perhatian serius terhadap kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Panjang. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang datang ke tempat wisata tersebut dapat menikmati keindagan Pantai Panjang tersebut.

Pemkot Bengkulu mengambil langkah tegas untuk memastikan para pengunjung mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasang spanduk berisi ketentuan tarif parkir serta harga makanan di kawasan wisata.

Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum pereman dan orang tak bertanggungjawab yang menetapkan tarif parkir di atas ketentuan pemerintah, serta pedagang makanan dan minuman mematok harga terlalu mahal.

Wali Kota Dedy juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan pelanggaran di lapangan. Baik dari juru parkir ilegal maupun pedagang yang mematok harga di luar batas kewajaran.

“Zaman sudah canggih, kalau ada yang minta parkir Rp 5.000 atau Rp10.000 tidak sesuai aturan, tolong di-videokan sebagai bukti. Kami jamin dalam 1×24 jam tim akan langsung turun ke lapangan,” kata Dedy Wahyudi, Jumat (27/3/2026).

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bengkulu bersama TNI, Polri, serta stakeholder terkait termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah menurunkan personel untuk melakukan pengawasan secara rutin. Pengawasan ini dilakukan guna menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi wisatawan.

Tak hanya itu, sanksi tegas juga telah diberlakukan bagi pelanggar. Dedy menyebutkan, pencabutan Surat Perintah Tugas (SPT) akan diberikan kepada oknum yang terbukti melanggar aturan, seperti yang sebelumnya terjadi di kawasan RS Tiara Sella.

Di sisi lain, Dedy mengungkapkan rasa syukurnya atas meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Bengkulu. Tingginya tingkat hunian hotel serta ramainya aktivitas di kawasan pantai menjadi indikator positif bahwa penataan destinasi wisata mulai membuahkan hasil.

“Pantai kita sudah mulai kita tata dan rapikan. Dampaknya luar biasa bagi ekonomi lokal. Meskipun pembangunan fasilitas seperti gazebo baru mencapai seperempat dari rencana awal dan akan terus kita lanjutkan,” ujarnya.

Editor : Usmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.